Usaha memperbaiki gaya hidup lebih sehat, diet hari 1 dan 2 (no rice, flour, oil, sugar)

Berbekal keinginan kuat untuk memperbaiki gaya hidup yang lebih sehat (baca: nurunin BB dan lemak tubuh), saya bermunajat pada Allah SWT supaya membantu saya dalam proses ini.

Tengah malamnya, tanpa sengaja nemu video seorang ustadz yang ngajarin pola makan yang baik. To be honest, dulu juga udah pernah nonton video itu. Tapi nggak ada keinginan berubah sama sekali.

Karena liat video itu lagi tanpa sengaja setelah bermunajat pada Allah SWT, saya pun meyakini bahwa itu mungkin jalan dari Allah yang harus saya ikuti.

Tanpa pikir panjang, saya langsung meniatkan mulai melaksanakan diet keesokan harinya. Makan tanpa nasi, minyak, tepung dan segala produknya, dan gula. Olahraga tetep diusahakan jalan seperti biasa.

Pagi hari pertama, karena suami belum tau rencana saya, beliau masak sayur lodeh isi berbagai sayur, tempe, tahu goreng, dan bakso.

Jangan kaget ya tau suami saya masak. Beliau emang pinter masak, dan dalam keluarga kami, kami saling berusaha membantu mendukung dalam segala kerjaan rumah tangga. Siapa yang bisa ngerjain ya dikerjain, nggak mbagi-mbagi bahwa ini kerjaan istri, itu kerjaan suami. Jadi suami saya Alhamdulillah selalu ringan tangan membantu dalam memasak, cuci piring, baju, nyapu, dsb. Saya pun ringan tangan melakukan hal tersebut. Siapa aja yang selo (luang) dan gak capek lah istilahnya. Kalo suami liat saya kerja (baca: nggarap penelitian dll) sampai larut malam bahkan dini hari, sehingga saya lanjut istirahat bakdha solat subuh, maka beliau ringan tangan memasakkan sehingga pas saya bangun makanan dah siap (Makasih my biggest supporter!) Kenapa saya kerja sampai larut malam bahkan dini hari? Karena seringnya sempetnya waktu itu my friend. Lagi pandemi corona kayak gini, saat morning/afternoon/evening, banyak digunakan untuk mendampingi bocah (my son) buat bermain dan belajar. Jadi saya kerja nggak bisa maksimal. Pas anak tidur, barulah bisa lanjut kerja lagi.

Oke lanjut cerita perdietan lagi (baca: mengatur asupan gizi yang masuk), karena suami dah masakain ya saya makan apa yang ada, meskipun sayur lodehnya ada tahu goreng dan baksonya.

Pagi sekitar jam 8 atau 9 saya sarapan beberapa iris buah dan sayur lodeh tanpa nasi (baksonya ambil 1 ukuran sedang). Saat agak lapar, saya makan buah lagi (ada pepaya, pear, apel sudah saya iris-iris di kulkas), sama ngegrill 3 pisang mini di atas teflon tanpa minyak terus dikasih parutan keju. Tambah 1 lagi, ngegrill 1 buah tempe ukuran sedang yang sudah direbus pake bumbu dulu. Menjelang sore, saya makan sayur lodeh tanpa nasi lagi (bakso ambil 2). Saat malam, saya bikin pisang teflon keju lagi. Selain itu saya ngegrill ayam yang sudah dibumbui di atas teflon pakai sedkit margarin. Ayamnya ini buat anak saya, saya cuman makan barang 1,5 iris. Untuk olahraga, saya menurunkan durasi dari yang biasanya 30 menit atau lebih jadi 15 menit aja. Tapi ditambah latihan penguatan otot. Aerobiknya jalan sama Leslie Sansone (cari aja di Youtube) selama 15 menit (1 mile walk) dan latihan penguatan otot tanpa alat (modal matras doang) sekitar 10 menit. Start timbangan awal pagi hari 1 adalah 85.7 kg. Perasaan oke-oke saja, tidak terlalu merasa kelaparan karena bantuan buah dan pisang teflon keju.

Pagi hari kedua saya nimbang. Kira-kira berapakah hasilnya? Timbangan menunjukkan angka 84.9 kg. Alhamdulillah…… Turun 0.8 kg!

Hari kedua, saya masak sup sayur+ayam tanpa kulit. Saya sarapan beberapa potong buah dan sup, tetep tanpa nasi gula minyak tepung. Alhasil baru juga 1 jam an makan udah ngerasa laper lagi. Saya pun bikin pisang teflon keju lagi. Lumayan bisa meredakan perut. Siang menjelang sore, karena laparnya lumayan, saya memutuskan makan pake kentang juga 1 buah. Kentang diiris sedang saya rebus+garam+lada. Setelah lunak, saya grill di atas teflon dengan ayam pakai sedikit margarin. Jadi saya makan grill kentang separo+ayam. Agak sorean lagi, laper lagi, bikin pisang keju. Malemnya makan sup sama bikin dadar telur kentang. Caranya kentang sisa tadi siang saya haluskan pakai sendok, tambah telur, garam, lada, aduk rata. Masak di atas teflon pakai margarin dikit aja. Olahraga tetep 15 menit walk with Leslies Sanson + kelenturan dan penguatan otot sekitar 10 menit. Saya minum susu sapi murni juga yang low fat (merk “hijau”field)

Pagi hari ini, hari ketiga saya nimbang. Angka timbangan menunjukkan angka 84.4kg! Alhamdulillah, turun 0.5 kg.

Semoga lancar-lancar terus programnya. Semoga Allah senantiasa memudahkan. Aamiin….

Ceritanya dilanjut lagi besok-besok yaaa…. See you…

Fitria

Yogyakarta, 18/07/2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s